The Program

1. Abstract

Garut Sheep for Prosperity (GS4P) merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis peternakan domba Garut yang dikembangkan oleh PT Mustieka Barokah Mandiri (PT MBM) melalui model kemitraan usaha yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Program ini mengintegrasikan pengembangan usaha peternakan domba Garut dengan peningkatan kapasitas peternak, penerapan teknologi peternakan modern, inovasi pakan, layanan kesehatan hewan, akses pembiayaan, serta pengembangan pasar dalam satu ekosistem usaha yang terintegrasi.

Melalui pendekatan Inclusive Plasma Partnership Model, PT MBM menyediakan bibit unggul, pendampingan teknis, layanan veteriner, inovasi pakan, dan akses pasar, sementara peternak mitra menyediakan kandang, tenaga kerja, dan pengelolaan harian ternak.

Program ini bertujuan menciptakan usaha peternakan yang produktif, meningkatkan pendapatan rumah tangga pedesaan, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, memberdayakan perempuan dan pemuda, serta membangun model bisnis peternakan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia

2. Latar Belakang

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan subsektor peternakan, khususnya domba lokal seperti Domba Garut yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai ternak pembibitan, penggemukan, qurban, aqiqah, maupun sumber bibit unggul nasional.

Namun demikian, sebagian besar peternak rakyat masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain:

  • Keterbatasan modal usaha;
  • Rendahnya kualitas bibit;
  • Minimnya penerapan teknologi peternakan;
  • Tingginya biaya pakan;
  • Terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan hewan;
  • Lemahnya akses pasar;
  • Rendahnya kemampuan manajemen usaha.

Akibatnya produktivitas peternakan rakyat masih relatif rendah dan belum mampu meningkatkan kesejahteraan peternak secara signifikan.

PT Mustieka Barokah Mandiri memandang bahwa pengembangan peternakan berbasis kemitraan merupakan salah satu solusi strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan sekaligus membangun rantai nilai peternakan yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan.

3. Tujuan

Program GS4P bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha peternakan domba Garut yang profesional, produktif, dan berkelanjutan.

Secara khusus program ini bertujuan untuk:

  • meningkatkan pendapatan rumah tangga peternak;
  • meningkatkan kepemilikan aset produktif masyarakat;
  • meningkatkan kapasitas peternak melalui pelatihan dan pendampingan;
  • memperluas kesempatan kerja bagi perempuan dan pemuda pedesaan;
  • membangun jaringan usaha peternakan berbasis kemitraan;
  • meningkatkan akses terhadap pembiayaan dan pasar;
  • mengembangkan usaha peternakan yang ramah lingkungan melalui konsep Circular Agriculture;
  • membangun model social enterprise peternakan yang dapat direplikasi secara nasional.

4. Sasaran

Program GS4P ditujukan bagi kelompok masyarakat yang memiliki potensi mengembangkan usaha peternakan namun memiliki keterbatasan sumber daya.

Kelompok sasaran meliputi:

  • Rumah tangga peternak kecil;
  • Kelompok tani ternak;
  • Perempuan pedesaan;
  • Pemuda pedesaan;
  • Kelompok usaha mikro;
  • Koperasi dan BUMDes;
  • Masyarakat berpenghasilan rendah.

Pada tahap awal program menargetkan:

150 pemuda.

150 rumah tangga peternak

600 individu penerima manfaat

150 perempuan

5. Hasil yang diharapkan

Program GS4P diharapkan menghasilkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Target utama program meliputi:

Dampak Ekonomi

  • peningkatan pendapatan rumah tangga minimal 30%;
  • peningkatan populasi domba Garut;
  • terbentuknya kelompok usaha peternakan yang mandiri;
  • berkembangnya usaha pengolahan pupuk organik dan produk peternakan.

Dampak Sosial

  • meningkatnya keterampilan peternak;
  • meningkatnya partisipasi perempuan dan pemuda;
  • meningkatnya ketahanan ekonomi keluarga;
  • terbukanya kesempatan kerja baru.

Dampak Lingkungan

efisiensi penggunaan sumber daya lokal..

pengurangan limbah peternakan;

produksi pupuk organik;

pengembangan sistem Circular Agriculture;

6. Skema Kemitraan dan Bagi Hasil

Program GS4P menerapkan sistem kemitraan usaha yang transparan dan saling menguntungkan antara PT Mustieka Barokah Mandiri dan peternak plasma.

PT MBM menyediakan:

  • bibit unggul;
  • pelatihan;
  • layanan veteriner;
  • inovasi pakan;
  • pendampingan usaha;
  • akses pasar.

Peternak menyediakan:

  • kandang;
  • tenaga kerja;
  • pemeliharaan harian;
  • pencatatan produksi.

Keuntungan usaha dibagi berdasarkan perjanjian kemitraan yang disepakati bersama secara transparan dengan mempertimbangkan kontribusi masing-masing pihak.

Laporan perkembangan usaha disampaikan secara berkala kepada seluruh mitra sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi.

7. Organisasi, Tugas dan Tanggung Jawab

Direksi PT Mustieka Barokah Mandiri

  • menetapkan arah strategis program;
  • menyetujui rencana bisnis;
  • membangun kemitraan strategis;
  • melakukan pengawasan.

Program Management Office (PMO)

Bertanggung jawab atas:

  • perencanaan program;
  • implementasi program;
  • monitoring dan evaluasi;
  • pengembangan kemitraan;
  • pengembangan model bisnis;
  • pelaporan kepada investor dan donor.

Tim Operasional

Bertugas:

  • mengelola breeding farm;
  • mengelola distribusi ternak;
  • mengelola kesehatan hewan;
  • melakukan pendampingan peternak;
  • mengelola data produksi.

Tim Keuangan dan Administrasi

Bertugas:

  • mengelola administrasi;
  • menyusun laporan keuangan;
  • mengelola arus kas;
  • mengelola kontrak kemitraan;
  • menyusun laporan kepada investor dan donor.

Peternak Mitra (Plasma Farmers)

Bertanggung jawab:

  • memelihara ternak sesuai SOP;
  • menjaga kesehatan ternak;
  • menyediakan pakan;
  • mencatat produksi;
  • mengikuti pelatihan;
  • berpartisipasi dalam evaluasi program.

Ketentuan Penggunaan Dana

Dana investasi maupun hibah akan digunakan untuk:

  • pembangunan kandang pembibitan;
  • pengadaan bibit domba Garut;
  • pengembangan breeding center;
  • pengadaan mesin pencacah hijauan dan silase;
  • pengembangan teknologi pakan;
  • layanan kesehatan hewan;
  • pelatihan peternak;
  • monitoring dan evaluasi;
  • digitalisasi data peternakan;
  • pengembangan jaringan pemasaran;
  • operasional implementasi program.

Akuntabilitas Penggunaan Dana

PT Mustieka Barokah Mandiri menerapkan prinsip:

  • transparansi;
  • akuntabilitas;
  • tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance);
  • pengukuran dampak sosial (Social Impact Measurement);
  • pelaporan keuangan berkala;
  • audit internal sesuai kebutuhan.

Seluruh penggunaan dana akan dipertanggungjawabkan melalui laporan keuangan, laporan perkembangan program, indikator kinerja utama (Key Performance Indicators/KPI), serta laporan dampak sosial yang disampaikan secara berkala kepada investor, mitra, maupun lembaga pendanaan.

Scroll to Top